Penguasa
Ditulis oleh jamugendong di/pada 19 Maret 2009
Sudah galibnya memang, jika kita berada dekat dengan penguasa maka kita akan mendapat cipratan kekuasaannya. Atau paling tidak mendapat cipratan rejeki dalam tanda kutip. Kenapa dalam tanda kutip? Ya jelas, rejeki yang nempel di dekat penguasa biasanya rejeki yang mempunyai kausalitas. Rejeki yang mempunyai efek balik. Yaitu rejeki yang tak mungkin turun kepada kita jika tak ada yang bisa diharap dari kita.
Orang lain tak akan memberikan sesuatu kepada kita jika bukan karena pengauasa yang ada di dekat kita. Orang taidak akan memberikan sesuatu kepada kita, jika mereka tidak akan mendapatkan sesuatu dari penguasa itu melalui kita. Dan sesuatu yang kita bilang rejeki itu, dia sesungguhnya adalah suap
Kalau saja penguasa yang kita dekati saja bisa mendatangkan sesuatu kepada kita, menapa kita tidak mendekati sang Maha Kuasa saja yang dapat mendatangkan rahmat!
Dekatlah pada penguasa, maka kau akan mendapat suap.
Dekatlah pada Sanag maha Kuasa, maka kau akan mendapat rahmat.
